Friday, April 11, 2014

Kontes SEO Peluang Usaha Franchise / Waralaba Laundry Kiloan Profesional Terbesar Di Indonesia

Coba Iseng Ikut Kontes SEO Peluang Usaha Franchise / Waralaba Laundry Kiloan Profesional Terbesar Di Indonesia.

PT.Sushantco Indonesia mengadakan Kompetisi Blog Kontes SEO berhadiah total uang tunai jutaan rupiah. Keyword yang dikompetisikan pada Lomba SEO ini adalah ”Peluang Usaha Franchise / Waralaba Laundry Kiloan Profesional Terbesar Di Indonesia”. Lomba Blog SEO ini dilaksanakan pada tanggal 1 April 2014 dan berakhir pada tanggal 31 Mei 2014.

Tuesday, April 1, 2014

Cap Kaki Tiga

Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat - Bicara soal setia akan ada banyak opini-opini yang bermunculan, baik itu opini yang masuk akal maupun opini yang cuma buat lucu-lucuan, seperti contoh setia itu singkatan dari selingkuh tiada akhir atau bahkan setiap tikuangan ada. Hah, ungkapan dari mana lagi ini.

Airul Research Laboratory

ARL SEO adalah penyedia Jasa SEO di Indonesia yang memberikan layanan SEO terbaik dengan tim SEO yang akan membantu Anda dalam hal SEO. kami merupakan penyedia Jasa SEO Terbaik bagi website anda. Kami telah mengoptimasi ratusan kata kunci dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Optimasi dengan 100% teknik yang sesuai dengan kebijakan mesin pencari sangat penting untuk meningkatkan kestabilan hasil optimasi.

Wednesday, March 26, 2014

Strategi Pemasaran Yang Efektif

Memiliki usaha yang menawarkan sebuah jasa maupun produk pastinrya diperlukan strategi pemasaran yang baik agar bisa menghasilkan hasil yang baik pula. Disini saya akan mencoba memberikan tips agar usaha Anda bisa berkembang pesat dan menghasilkan penjualan dari Internet.
Kenapa Internet?
Dengan semakin berkembangnya teknologi banyak orang yang setiap harinya mencari informasi melalui internet. Baik informasi umum maupun informasi seputar sebuah produk maupun jasa. Dari sini Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa internet adalah ladang untuk melakukan sebuah pemasaran produk maupun jasa.
Sejauh ini mesin pencari seperti google adalah website yang paling sering di gunakan untuk mencari informasi oleh banyak orang karena google mampu memberikan hasil pencarian yang cukup akurat.
Bagaimana caranya?
Ada 2 cara agar Anda dapat memasarkan produk maupun jasa Anda melalui google. 2 cara tersebut adalah:
  • SEO
SEO Adalah singkatan dari Search engine optimization atau dalam bahasa Indonesia disebut Optimasi mesin pencari. SEO adalah serangkaian teknik yang di lakukan agar sebuah website berada di halaman 1 google sesuai dengan kata kunci yang dibidik. Pada dasarnya SEO adalah sebuah teknik yang gratis, namun Anda perlu waktu dan ketekunan agar benar-benar memahami apa itu SEO. Namun jika Anda tidak ingin ambil pusing dengan apa itu SEO, saya menyediakan Jasa SEO untuk website Anda, silahkan klik disini untuk info lebih lanjut.
  • Adwords
Cara yang kedua adalah dengan menggunakan Adwords. Berbeda dengan SEO, Adwords adalah sebuah layanan iklan berbayar yang di sediakan oleh google agar kata kunci Anda berada di halaman pertama google sesuai kata kunci yang telah di tentukan. Dengan menggunakan Adwords Anda akan di haruskan membayar setiap bulannya kepada google, cara ini berbeda dengan SEO yang mungkin relatif lebih murah.
2 cara diatas adalah cara yang paling efektif menurut Saya pribadi, karena dengan menggunakan salah satu atau bahkan keduanya, Anda dapat menghasilkan pengunjung organik yang tertarget menuju website Anda sesuai dengan jasa atau produk Anda. Dengan mendapatkan pengunjung tersebut Anda akan mendapatkan konversi penjualan, sehingga akan mengembangkan bisnis Anda.

Sunday, March 16, 2014

Apa itu SEO?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization atau dalam bahasa Indonesia disebut Optimisasi mesin pencari. Tujuan utama SEO adalah untuk menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan sehingga dapat meningkatkan trafik kunjungan organik sesuai kata kunci yang dibidik melalui mesin pencari.
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
Sejak tahun 1997 perusahaan mesin pencari menyadari bahwa beberapa webmaster melakukan segala hal untuk dapat terindeks pada urutan teratas hasil pencarian, termasuk dengan cara-cara yang manipulatif. Oleh sebab mesin pencari seperti google melakukan perbaikan pada algortima mereka untuk mencegah manipulasi yang tidak relevan.
Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa SEO bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Saturday, March 1, 2014

Jasa SEO MasterPlans

Jasa SEO - Dewasa ini, penggunaan internet sudah menjamur di masyarakat. Internet sudah menjadi kebutuhan sekunder bahkan sampai primer. Hal ini diikuti dari sistem yang awalnya manual menjadi era komputer atau digital. Masyarakat yang haus akan informasi dapat mencukupinya dengan berselancar di dunia maya. Bahkan tidak sedikit orang yang kesehariannya tidak lepas dari internet.

Dengan teknologi yang semakin berkembang sangat pesat. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran akan pentingnya informasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kesadaran tersebut, maka banyak orang lebih memilih untuk membeli barang maupun jasa dari internet.
Dari fakta diatas perusahaan-perusahaan baik yang bersekala besar maupun kecil berbondong-bondong memasarkan produk maupun jasa mereka melalui internet. Dan salah satu cara yang banyak digunakan adalah menggunakan optimasi mesin pencari atau biasa disebut dengan SEO.
SEO adalah media pemasaran secara online yang sangat efektif. Dengan menggunakan SEO website anda bisa berada di halaman pertama google sesuai keyword atau kata kunci yang telah anda bidik. Dengan berada di halaman pertama google, anda akan mendapatkan trafik ke website anda sehingga dapat menghasilkan penjualan.
Pada dasarnya SEO adalah sebuah teknik yang dapat dipelajari secara gratis, namun perlu waktu untuk mempelajari SEO. Oleh sebab itu kami para Pakar SEO dari MasterPlans menyediakan Jasa SEO Murah bagi perusahaan anda.

Harga Jasa SEO Kami ditentukan oleh beberapa faktor, yang terutama adalah :
·         Kondisi struktur internal website.
·         Jumlah keyword yang dipilih.
·         Persaingan pada keywords yang dipilih.

Jasa SEO Terbaik di Indonesia
·         Gratis konsultasi penentuan keyword (kata kunci) untuk para pelanggan.
·         Jasa berlaku untuk 3-5 bulan full maintenance di posisi target.
·         Pembayaran dilakukan di awal masa kontrak sebesar 50% dari total biaya Jasa SEO. Sisanya dibayar setelah target posisi terpenuhi.


SEGERA HUBUNGI KAMI DI 085772934170

Tuesday, February 25, 2014

Pulau Pari: Satu Surga di Seribu Pulau

Walaupun terbilang sangat terlambat, namun saya masih menyempatkan diri menyelesaikan tulisan ini di tengah kesibukan dan minimnya fasilitas. Ya, tentunya karena saya tak rela menikmati sendiri akan keindahan tempat yang akan saya ceritakan ini.
Pulau Pari namanya. Termasuk dalam wilayah kelurahan Kepulauan Seribu Selatan di utara ibukota, pulau seluas ±42 hektar ini menjadi lokasi survey kami bersama Green Community Universitas Indonesia (GCUI) untuk menyiapkan kegiatan Green Tourism Act, 9-10 Juni 2012 nanti. Pulau Pari mungkin terdengar asing bagi wisatawan yang notabene hanya mengenal Pulau Tidung atau Pulau Pramuka di gugusan Kepulauan Seribu. Wajar, Pulau Pari memang belum komersil seperti dua saudaranya. Itu pula yang membuat saya kaget saat berkunjung ke pulau ini 17-18 Maret 2012 lalu, karena sangat sepi dan tak satupun sampah berceceran!
Tanpa mengurangi rasa hormat dan dengan kesadaran bahwa tiap daerah punya keindahan dan keunikannya sendiri, menurut saya Pulau Pari ibarat kebalikan Pulau Tidung. Satu setengah jam setelah kami berangkat dengan kapal boat dari Muara Angke, Jakarta Utara, kami bertujuh sampai di Pulau Pari. Pagi itu dermaga sepi sekali. Kami disambut oleh Pak Yaten, sang lurah Kepulauan Seribu Selatan. Selesai menitipkan tas di rumah beliau, kami segera berbagi tugas. Saya kebagian jatah observasi pulau bersama Iqbal dari GCUI. Daftar objek wisata di pulau ini akan saya jabarkan di tulisan saya selanjutnya.
Dibanding Pulau Tidung, Pulau Pari bisa dibilang lebih kecil, namun lokasinya lebih dekat dari Jakarta. Pulau ini memiliki beberapa objek wisata yang menarik. Jarak tempuhnya pun tak terlalu jauh satu sama lain, kurang lebih hanya 7-10 menit saja. Di pulau ini, motor cukup jarang berlalu-lalang, sehingga wisatawan bisa nyaman berkeliling dengan sepeda atau berjalan kaki. Pemukiman warga terpusat di bagian selatan pulau, sehingga masih banyak sekali hutan yang tersisa di bagian utara. Maka, jangan heran jika Warriors merasa adem ketika berkunjung ke pulau ini. Berbeda dengan Pulau Tidung yang seluruhnya telah dipenuhi bangunan, sehingga cuacanya terasa terik akibat kurangnya ruang terbuka hijau. Warriors juga dapat melihat tanaman bakau di berbagai sudut pulau ini, baik yang baru ditanam maupun yang sudah rindang. Tak lupa pula, ratusan bahkan ribuan bintang laut terhampar di sepanjang pantai.
Green Tourism Campaign (GTC) adalah rangkaian acara hasil kerjasama Green Community Universitas Indonesia dan Greenpeace Indonesia, dalam rangka mempromosikan ekowisata yang masih kurang akrab di telinga para wisatawan. Kegiatan GTC terdiri dari tiga seminar mengenai ekowisata, dan satu kegiatan eco-traveling bertajuk Green Tourism Act (GTA) yang rencananya akan diadakan di pulau ini.
Ekowisata, atau sering pula disebut ekoturisme, wisata ekologi, eco-tourismeco-travelingeco-tourdan sebagainya, kurang lebih berarti wisata alam yang sekaligus melestarikan potensi-potensi alam dan budaya untuk dijadikan sumber pendapatan yang berkesinambungan. Di dalam ekowisata terkandung prinsip tanggungjawab, komitmen dan kepedulian terhadap alam dan sosial-budaya. Istilah ini pertama kali dikemukakan oleh Hector Ceballos-Lascurain pada tahun 1983.
Walaupun tergolong tua, sayangnya, ekowisata masih sangat muda dari segi penerapannya. Menurut pengamatan saya, ekowisata baru mulai terdengar namanya di Indonesia kurang lebih sekitar tahun 2008-2009, ketika istilah “green” dan “eco” sedang sangat komersil akibat dampak perubahan iklim. Sebelumnya, istilah ini sangat jarang digunakan, sehingga sangat sedikit kampanye wisata ramah lingkungan yang bisa kita temukan saat itu.
Indonesia, sebagai satu dari tiga negara dengan biodiversitas terbesar sedunia, sangat potensial untuk mengkampanyekan ekowisata ke wisatawan lokal maupun asing. Namun faktanya, masih banyak wisatawan kita yang kurang memperhatikan faktor lingkungan di tempatnya berwisata. Ini sungguh ironis, sebab negeri ini sangat terkenal akan kekayaan alam dan budayanya. Sebagai contoh, Warriors yang hobi hiking pasti tak jarang menemukan sampah-sampah plastik di sepanjang jalur pendakian dan camping spots. Atau yang suka santai di pantai, sampah-sampah plastik menjadi “penghias” yang sudah tak asing lagi di sepanjang garis pantai.
Ekspansi lahan untuk fasilitas wisata juga tak kalah memprihatinkan. Hutan alam seringkali dibabat habis demi keperluan pembangunan hotel/resort,sehingga lagi-lagi mengganggu keseimbangan yang telah ada. Hal inilah yang kabarnya telah terjadi di Pulau Tengah, tetangga Pulau Pari, yang seluruh isinya telah diperkosa untuk fasilitas wisata. Parahnya, pengrusakan tersebut dilakukan oleh sebuah perusahaan swasta bekerjasama dengan Pemda setempat.
Di sinilah GCUI dan Greenpeace Indonesia hadir untuk menawarkan solusi bagi alam dan wisatawan. Manusia sudah selayaknya hidup selaras dengan alam. Tidak hanya menikmati keindahannya, namun juga turut berkontribusi melestarikan keseimbangan di dalamnya. Bukankah alam telah mengenyangkan perut kita, menghembuskan oksigen untuk paru-paru kita?
Di zaman modern seperti ini, rasanya malu jika kita masih apatis pada alam. Apalagi, slogan go green makin kencang saja diteriakkan. Apakah kita akan ikut berteriak atau diam membisu saja? Karena peduli atau sekedar ikut-ikutan, terserah Warriors. Yang jelas, menjaga alam adalah hal yang sangat penting, dan harus dilakukan oleh semua orang, mulai sekarang. Mumpung es di kutub belum mencair sepenuhnya.
Overall, di tengah kekaguman saya akan keindahan dan kedamaian Pulau Pari, terbersit secuil kekhawatiran di benak saya kalau-kalau setelah tulisan ini dipublikasikan, Pulau Pari akan jadi begitu komersil dan akhirnya berakhir sesak seperti Pulau Tidung. Well, menurut prediksi saya sih, Pulau Pari sebentar lagi pasti akan jadi selebritis baru Kepulauan Seribu. Saya hanya bisa berharap dengan hadirnya Green Tourism Campaign dari GCUI, Pulau Pari takkan berubah kusut seperti saudara-saudaranya sebelumnya. Agar saya dan Warriors dapat terus menyebutnya: satu surga di seribu pulau.